Teknologi Komunikasi dan Informasi dalam Upaya Pelestarian Naskah Lama

Penggunaan Information and Comunication Teknologi (ICT)

World Summit on Information Society (WSIS) – PBB,Tahun 2003 yang dihadiri oleh sekitar 191 delegasi dari berbagai negara merupakan Konferensi Tingkat Tinggi di Jenewa, Swiss – sebagai forum puncak aktivitas teknologi informasi internasional. Hasil yang dicapai dalam konferensi tersebut diantaranya adalah menekankan peranan penting Information and Communication Technology (ICT) sebagai salah satu pilar utama menuju masyarakat informasi. Target deklarasi WSIS adalah semua desa, sekolah, dan perpustakaan di dunia sudah harus memiliki koneksi Internet, listrik dan sarana komunikasi pada 2015. Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Makalah Setyo Dwi Herwanto | Tag , , | 1 Komentar

PENGARUH HANDPHONE TERHADAP PENGEMUDI BECAK DI KOTA SURAKARTA (Sebuah Kajian Perubahan Sosial Budaya)

A. Latar Belakang


Becak, adalah kendaraan beroda tiga tanpa mesin yang digerakkan oleh tenaga manusia. Becak merupakan kendaraan jarak pendek yang menampung penumpang lebih dari satu orang dan mengangkut sejumlah barang. Pengemudi becak tidak dituntuk memiliki keahlian khusus untuk menjalankannya. Sehingga becak seringkali menjadi alternatif pekerjaan bagi masyarakat yang tidak memiliki keahlian. Karena hal itu pula becak menjadi alternatif pekerjaan bagi masyarakat di Kota Surakarta. Becak di Kota Surakarta diperkirakan sudah ada sejak sebelum pemerintahan Susuhunan Pakubuwono X. Hingga saat ini jumlah pengemudi becak yang ada di Kota Surakarta mencapai 17.000 orang (Dokumen DLLAJ Kota Surakarta, tahun 1999). Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Makalah Setyo Dwi Herwanto | Tag , , | Tinggalkan Komentar

SERAT CENTHINI, Sebuah Kajian Perubahan Budaya

A. LATAR BELAKANG

Naskah merupakan sebuah bentuk peninggalan budaya yang sampai sekarang masih dapat dirasakan keberadaannya. Naskah merupakan peninggalan nenek moyang yang bermedia tulisan. Adapun tulisan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia terdapat dalam beberapa bahan misalnya batu, daun lontar, kertas, kulit kayu, dan sebagainya. Tulisan yang tertulis di batu sering kita sebut sebagai prasasti, sedangkan yang tertulis di kertas, daun lontar, dan kulit kayu sering kita sebut dengan naskah (Djamaris, 1977, h.20). Isi naskah itu dapat berupa peraturan-peraturan, karya sastra, silsilah raja-raja, dan lain-lain. Peninggalan naskah di Indonesia ini cukup banyak. Hal ini dapat diketahui dalam daftar naskah-naskah nusantara, baik yang berada di Museum Naskah Nasional Jakarta, ditambah naskah-naskah yang berada di museum-museum daerah dan koleksi-koleksi pribadi.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Makalah Setyo Dwi Herwanto | Tag , | 3 Komentar

Selamatkan Cagar Budaya!!

Benda cagar budaya adalah benda buatan manusia, bergerak atau tidak bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok, atau bagian-bagian atau sisa-sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun, atau mewakili masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (lima puluh) tahun, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan; dan benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (UU No. 5/1992 Pasal 1).

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di budaya, cagar budaya | Tag , , | Tinggalkan Komentar

KELAS DALAM PERSEMAIAN KEBUDAYAAN

Peran sebagai apakah yang selalu ada dalam sinetron, film, atau drama tradisional di Indonesia? Yang pasti bukan perampok, pendekar, pengusaha, anak sekolah. Majikan dan Pembantu rumah tangga, merupakan peran yang selalu ada dalam setiap sinetron, film, maupun drama tradisional. Dalam drama tradisional, kethoprak misalnya, hampir setiap lakon selalu ada peran majikan (bendoro) dan pembantu rumah tangga (Batur). Dalam sinetron-sinetron terbaru, misalnya Cahaya, Azizah, atau sintron-sinetron lain peran majikan dan pembantu selalu ada. Dalam film yang bertema cinta sekalipun, seperti Eifel I am in Love, atau Ada Apa dengan Cinta, kedua peran ini tidak pernah hilang.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di budaya, perubahan sosial | Tag , , , | Tinggalkan Komentar